<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1263353101161939142</id><updated>2011-04-21T11:11:03.743-07:00</updated><category term='sekilas tentang'/><title type='text'>boedid3akatel</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://moslembudi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1263353101161939142/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://moslembudi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>boediD3TKJ_AKATEL</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09200010524317344149</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>3</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1263353101161939142.post-8974311570344527898</id><published>2008-04-09T20:56:00.001-07:00</published><updated>2008-04-09T20:56:46.324-07:00</updated><title type='text'>Presiden SBY Luncurkan JARDIKNAS</title><content type='html'>Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada hari ini meluncurkan Jejaring Pendidikan Nasional (Jardiknas). Peluncuran sarana pendidikan berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) ini menjadikan Jardiknas sebagai jejaring TIK terbesar di Indonesia. SBY mengatakan Indonesia sebagai negara berpenduduk terbanyak ke empat di dunia dengan 247 juta jiwa memiliki keragaman etnik, geologi, geografi dan bahasa daerah tersebar di 17.000 pulau. “Jardiknas mengintegrasikan information and communication technology (ICT) pada sistem pendidikan yang memungkinkan terjadinya pertukaran pandangan, wawasan maupun pengalaman dalam bidang pendidikan di seluruh Indonesia,” katanya usai membuka pertemuan menteri-menteri se-Asia Tenggara ke-42 atau Southeast Asian Minister of Education Organization (SEAMEO) di Hotel Westin, Nusa Dua, Denpasar, Bali. Jardiknas atau Indonesian Education Network adalah program pendidikan berbasis internet dan intranet yang menghubungkan Depdiknas dengan dinas pendidikan, sekolah-sekolah dan universitas. Saat ini terhubung sebanyak 33 dinas pendidikan provinsi, 441 dinas pendidikan kabupaten/kota, 3000 sekolah dan 84 perguruan tinggi. Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo mengatakan komitmen pemerintah untuk mengembangkan pengelolaan pendidikan berbasis ICT ini betul-betul serius. “Nantinya semua sekolah dan perguruan tinggi akan tersambung online,” katanya. Bambang menjelaskan program Jardiknas sejalan dengan pilar kebijakan Depdiknas yaitu tata kelola, akuntabilitas dan pencitraan publik di bidang pendidikan. “Program ini dapat meningkatkan kualitas, relevansi dan kompetisi di bidang pendidikan,” ujarnya. Lebih lanjut Bambang mengungkapkan setelah infrastruktur sudah mulai terbangun, tantangan ke depan adalah bagaimana mengisi dan mengembangkan konten supaya e-government di bidang pendidikan betul-betul dapat berjalan. “Mengisi konten dari jejaring ini jauh lebih berat, merupakan tantangan yang lebih sulit daripada sekedar membangun infrastruktur,” katanya pada dialog jarak jauh melalui fasilitas Jardiknas dengan peserta dari 30 daerah yang tersebar di seluruh Indonesia. Adapun Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri (Kabiro PKLN) Depdiknas Gatot Hari Priowirjanto menyampaikan Jardiknas bermanfaat untuk membangun infrastruktur dan konektivitas informasi dan teknologi skala nasional. “Jardiknas juga mendukung proses belajar mengajar berbasis ICT, pembelajaran jarak jauh, maupun transfer knowledge,” tambah Gatot. Bambang berharap melalui penerapan sistem Jardiknas untuk bidang pendidikan akan mempermudah pelayanan dan mempercepat penanganan masalah pendidikan antar daerah di seluruh Indonesia. (Sumber : PIH Depdiknas)&lt;br /&gt;Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada hari ini meluncurkan Jejaring Pendidikan Nasional (Jardiknas). Peluncuran sarana pendidikan berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) ini menjadikan Jardiknas sebagai jejaring TIK terbesar di Indonesia. SBY mengatakan Indonesia sebagai negara berpenduduk terbanyak ke empat di dunia dengan 247 juta jiwa memiliki keragaman etnik, geologi, geografi dan bahasa daerah tersebar di 17.000 pulau. “Jardiknas mengintegrasikan information and communication technology (ICT) pada sistem pendidikan yang memungkinkan terjadinya pertukaran pandangan, wawasan maupun pengalaman dalam bidang pendidikan di seluruh Indonesia,” katanya usai membuka pertemuan menteri-menteri se-Asia Tenggara ke-42 atau Southeast Asian Minister of Education Organization (SEAMEO) di Hotel Westin, Nusa Dua, Denpasar, Bali. Jardiknas atau Indonesian Education Network adalah program pendidikan berbasis internet dan intranet yang menghubungkan Depdiknas dengan dinas pendidikan, sekolah-sekolah dan universitas. Saat ini terhubung sebanyak 33 dinas pendidikan provinsi, 441 dinas pendidikan kabupaten/kota, 3000 sekolah dan 84 perguruan tinggi. Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo mengatakan komitmen pemerintah untuk mengembangkan pengelolaan pendidikan berbasis ICT ini betul-betul serius. “Nantinya semua sekolah dan perguruan tinggi akan tersambung online,” katanya. Bambang menjelaskan program Jardiknas sejalan dengan pilar kebijakan Depdiknas yaitu tata kelola, akuntabilitas dan pencitraan publik di bidang pendidikan. “Program ini dapat meningkatkan kualitas, relevansi dan kompetisi di bidang pendidikan,” ujarnya. Lebih lanjut Bambang mengungkapkan setelah infrastruktur sudah mulai terbangun, tantangan ke depan adalah bagaimana mengisi dan mengembangkan konten supaya e-government di bidang pendidikan betul-betul dapat berjalan. “Mengisi konten dari jejaring ini jauh lebih berat, merupakan tantangan yang lebih sulit daripada sekedar membangun infrastruktur,” katanya pada dialog jarak jauh melalui fasilitas Jardiknas dengan peserta dari 30 daerah yang tersebar di seluruh Indonesia. Adapun Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri (Kabiro PKLN) Depdiknas Gatot Hari Priowirjanto menyampaikan Jardiknas bermanfaat untuk membangun infrastruktur dan konektivitas informasi dan teknologi skala nasional. “Jardiknas juga mendukung proses belajar mengajar berbasis ICT, pembelajaran jarak jauh, maupun transfer knowledge,” tambah Gatot. Bambang berharap melalui penerapan sistem Jardiknas untuk bidang pendidikan akan mempermudah pelayanan dan mempercepat penanganan masalah pendidikan antar daerah di seluruh Indonesia. (Sumber : PIH Depdiknas)&lt;br /&gt;Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada hari ini meluncurkan Jejaring Pendidikan Nasional (Jardiknas). Peluncuran sarana pendidikan berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) ini menjadikan Jardiknas sebagai jejaring TIK terbesar di Indonesia. SBY mengatakan Indonesia sebagai negara berpenduduk terbanyak ke empat di dunia dengan 247 juta jiwa memiliki keragaman etnik, geologi, geografi dan bahasa daerah tersebar di 17.000 pulau. “Jardiknas mengintegrasikan information and communication technology (ICT) pada sistem pendidikan yang memungkinkan terjadinya pertukaran pandangan, wawasan maupun pengalaman dalam bidang pendidikan di seluruh Indonesia,” katanya usai membuka pertemuan menteri-menteri se-Asia Tenggara ke-42 atau Southeast Asian Minister of Education Organization (SEAMEO) di Hotel Westin, Nusa Dua, Denpasar, Bali. Jardiknas atau Indonesian Education Network adalah program pendidikan berbasis internet dan intranet yang menghubungkan Depdiknas dengan dinas pendidikan, sekolah-sekolah dan universitas. Saat ini terhubung sebanyak 33 dinas pendidikan provinsi, 441 dinas pendidikan kabupaten/kota, 3000 sekolah dan 84 perguruan tinggi. Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo mengatakan komitmen pemerintah untuk mengembangkan pengelolaan pendidikan berbasis ICT ini betul-betul serius. “Nantinya semua sekolah dan perguruan tinggi akan tersambung online,” katanya. Bambang menjelaskan program Jardiknas sejalan dengan pilar kebijakan Depdiknas yaitu tata kelola, akuntabilitas dan pencitraan publik di bidang pendidikan. “Program ini dapat meningkatkan kualitas, relevansi dan kompetisi di bidang pendidikan,” ujarnya. Lebih lanjut Bambang mengungkapkan setelah infrastruktur sudah mulai terbangun, tantangan ke depan adalah bagaimana mengisi dan mengembangkan konten supaya e-government di bidang pendidikan betul-betul dapat berjalan. “Mengisi konten dari jejaring ini jauh lebih berat, merupakan tantangan yang lebih sulit daripada sekedar membangun infrastruktur,” katanya pada dialog jarak jauh melalui fasilitas Jardiknas dengan peserta dari 30 daerah yang tersebar di seluruh Indonesia. Adapun Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri (Kabiro PKLN) Depdiknas Gatot Hari Priowirjanto menyampaikan Jardiknas bermanfaat untuk membangun infrastruktur dan konektivitas informasi dan teknologi skala nasional. “Jardiknas juga mendukung proses belajar mengajar berbasis ICT, pembelajaran jarak jauh, maupun transfer knowledge,” tambah Gatot. Bambang berharap melalui penerapan sistem Jardiknas untuk bidang pendidikan akan mempermudah pelayanan dan mempercepat penanganan masalah pendidikan antar daerah di seluruh Indonesia. (Sumber : PIH Depdiknas)&lt;br /&gt;Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada hari ini meluncurkan Jejaring Pendidikan Nasional (Jardiknas). Peluncuran sarana pendidikan berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) ini menjadikan Jardiknas sebagai jejaring TIK terbesar di Indonesia. SBY mengatakan Indonesia sebagai negara berpenduduk terbanyak ke empat di dunia dengan 247 juta jiwa memiliki keragaman etnik, geologi, geografi dan bahasa daerah tersebar di 17.000 pulau. “Jardiknas mengintegrasikan information and communication technology (ICT) pada sistem pendidikan yang memungkinkan terjadinya pertukaran pandangan, wawasan maupun pengalaman dalam bidang pendidikan di seluruh Indonesia,” katanya usai membuka pertemuan menteri-menteri se-Asia Tenggara ke-42 atau Southeast Asian Minister of Education Organization (SEAMEO) di Hotel Westin, Nusa Dua, Denpasar, Bali. Jardiknas atau Indonesian Education Network adalah program pendidikan berbasis internet dan intranet yang menghubungkan Depdiknas dengan dinas pendidikan, sekolah-sekolah dan universitas. Saat ini terhubung sebanyak 33 dinas pendidikan provinsi, 441 dinas pendidikan kabupaten/kota, 3000 sekolah dan 84 perguruan tinggi. Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo mengatakan komitmen pemerintah untuk mengembangkan pengelolaan pendidikan berbasis ICT ini betul-betul serius. “Nantinya semua sekolah dan perguruan tinggi akan tersambung online,” katanya. Bambang menjelaskan program Jardiknas sejalan dengan pilar kebijakan Depdiknas yaitu tata kelola, akuntabilitas dan pencitraan publik di bidang pendidikan. “Program ini dapat meningkatkan kualitas, relevansi dan kompetisi di bidang pendidikan,” ujarnya. Lebih lanjut Bambang mengungkapkan setelah infrastruktur sudah mulai terbangun, tantangan ke depan adalah bagaimana mengisi dan mengembangkan konten supaya e-government di bidang pendidikan betul-betul dapat berjalan. “Mengisi konten dari jejaring ini jauh lebih berat, merupakan tantangan yang lebih sulit daripada sekedar membangun infrastruktur,” katanya pada dialog jarak jauh melalui fasilitas Jardiknas dengan peserta dari 30 daerah yang tersebar di seluruh Indonesia. Adapun Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri (Kabiro PKLN) Depdiknas Gatot Hari Priowirjanto menyampaikan Jardiknas bermanfaat untuk membangun infrastruktur dan konektivitas informasi dan teknologi skala nasional. “Jardiknas juga mendukung proses belajar mengajar berbasis ICT, pembelajaran jarak jauh, maupun transfer knowledge,” tambah Gatot. Bambang berharap melalui penerapan sistem Jardiknas untuk bidang pendidikan akan mempermudah pelayanan dan mempercepat penanganan masalah pendidikan antar daerah di seluruh Indonesia. (Sumber : PIH Depdiknas)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1263353101161939142-8974311570344527898?l=moslembudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://moslembudi.blogspot.com/feeds/8974311570344527898/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1263353101161939142&amp;postID=8974311570344527898' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1263353101161939142/posts/default/8974311570344527898'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1263353101161939142/posts/default/8974311570344527898'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://moslembudi.blogspot.com/2008/04/presiden-sby-luncurkan-jardiknas_09.html' title='Presiden SBY Luncurkan JARDIKNAS'/><author><name>boediD3TKJ_AKATEL</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09200010524317344149</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1263353101161939142.post-4926556550599545542</id><published>2008-04-09T20:48:00.000-07:00</published><updated>2008-04-09T20:52:54.199-07:00</updated><title type='text'>Presiden SBY Luncurkan JARDIKNAS</title><content type='html'>Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada hari ini meluncurkan Jejaring Pendidikan Nasional (Jardiknas). Peluncuran sarana pendidikan berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) ini menjadikan Jardiknas sebagai jejaring TIK terbesar di Indonesia. SBY mengatakan Indonesia sebagai negara berpenduduk terbanyak ke empat di dunia dengan 247 juta jiwa memiliki keragaman etnik, geologi, geografi dan bahasa daerah tersebar di 17.000 pulau. “Jardiknas mengintegrasikan information and communication technology (ICT) pada sistem pendidikan yang memungkinkan terjadinya pertukaran pandangan, wawasan maupun pengalaman dalam bidang pendidikan di seluruh Indonesia,” katanya usai membuka pertemuan menteri-menteri se-Asia Tenggara ke-42 atau Southeast Asian Minister of Education Organization (SEAMEO) di Hotel Westin, Nusa Dua, Denpasar, Bali. Jardiknas atau Indonesian Education Network adalah program pendidikan berbasis internet dan intranet yang menghubungkan Depdiknas dengan dinas pendidikan, sekolah-sekolah dan universitas. Saat ini terhubung sebanyak 33 dinas pendidikan provinsi, 441 dinas pendidikan kabupaten/kota, 3000 sekolah dan 84 perguruan tinggi. Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo mengatakan komitmen pemerintah untuk mengembangkan pengelolaan pendidikan berbasis ICT ini betul-betul serius. “Nantinya semua sekolah dan perguruan tinggi akan tersambung online,” katanya. Bambang menjelaskan program Jardiknas sejalan dengan pilar kebijakan Depdiknas yaitu tata kelola, akuntabilitas dan pencitraan publik di bidang pendidikan. “Program ini dapat meningkatkan kualitas, relevansi dan kompetisi di bidang pendidikan,” ujarnya. Lebih lanjut Bambang mengungkapkan setelah infrastruktur sudah mulai terbangun, tantangan ke depan adalah bagaimana mengisi dan mengembangkan konten supaya e-government di bidang pendidikan betul-betul dapat berjalan. “Mengisi konten dari jejaring ini jauh lebih berat, merupakan tantangan yang lebih sulit daripada sekedar membangun infrastruktur,” katanya pada dialog jarak jauh melalui fasilitas Jardiknas dengan peserta dari 30 daerah yang tersebar di seluruh Indonesia. Adapun Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri (Kabiro PKLN) Depdiknas Gatot Hari Priowirjanto menyampaikan Jardiknas bermanfaat untuk membangun infrastruktur dan konektivitas informasi dan teknologi skala nasional. “Jardiknas juga mendukung proses belajar mengajar berbasis ICT, pembelajaran jarak jauh, maupun transfer knowledge,” tambah Gatot. Bambang berharap melalui penerapan sistem Jardiknas untuk bidang pendidikan akan mempermudah pelayanan dan mempercepat penanganan masalah pendidikan antar daerah di seluruh Indonesia. (Sumber : PIH Depdiknas)&lt;br /&gt;Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada hari ini meluncurkan Jejaring Pendidikan Nasional (Jardiknas). Peluncuran sarana pendidikan berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) ini menjadikan Jardiknas sebagai jejaring TIK terbesar di Indonesia. SBY mengatakan Indonesia sebagai negara berpenduduk terbanyak ke empat di dunia dengan 247 juta jiwa memiliki keragaman etnik, geologi, geografi dan bahasa daerah tersebar di 17.000 pulau. “Jardiknas mengintegrasikan information and communication technology (ICT) pada sistem pendidikan yang memungkinkan terjadinya pertukaran pandangan, wawasan maupun pengalaman dalam bidang pendidikan di seluruh Indonesia,” katanya usai membuka pertemuan menteri-menteri se-Asia Tenggara ke-42 atau Southeast Asian Minister of Education Organization (SEAMEO) di Hotel Westin, Nusa Dua, Denpasar, Bali. Jardiknas atau Indonesian Education Network adalah program pendidikan berbasis internet dan intranet yang menghubungkan Depdiknas dengan dinas pendidikan, sekolah-sekolah dan universitas. Saat ini terhubung sebanyak 33 dinas pendidikan provinsi, 441 dinas pendidikan kabupaten/kota, 3000 sekolah dan 84 perguruan tinggi. Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo mengatakan komitmen pemerintah untuk mengembangkan pengelolaan pendidikan berbasis ICT ini betul-betul serius. “Nantinya semua sekolah dan perguruan tinggi akan tersambung online,” katanya. Bambang menjelaskan program Jardiknas sejalan dengan pilar kebijakan Depdiknas yaitu tata kelola, akuntabilitas dan pencitraan publik di bidang pendidikan. “Program ini dapat meningkatkan kualitas, relevansi dan kompetisi di bidang pendidikan,” ujarnya. Lebih lanjut Bambang mengungkapkan setelah infrastruktur sudah mulai terbangun, tantangan ke depan adalah bagaimana mengisi dan mengembangkan konten supaya e-government di bidang pendidikan betul-betul dapat berjalan. “Mengisi konten dari jejaring ini jauh lebih berat, merupakan tantangan yang lebih sulit daripada sekedar membangun infrastruktur,” katanya pada dialog jarak jauh melalui fasilitas Jardiknas dengan peserta dari 30 daerah yang tersebar di seluruh Indonesia. Adapun Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri (Kabiro PKLN) Depdiknas Gatot Hari Priowirjanto menyampaikan Jardiknas bermanfaat untuk membangun infrastruktur dan konektivitas informasi dan teknologi skala nasional. “Jardiknas juga mendukung proses belajar mengajar berbasis ICT, pembelajaran jarak jauh, maupun transfer knowledge,” tambah Gatot. Bambang berharap melalui penerapan sistem Jardiknas untuk bidang pendidikan akan mempermudah pelayanan dan mempercepat penanganan masalah pendidikan antar daerah di seluruh Indonesia. (Sumber : PIH Depdiknas)&lt;br /&gt;Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada hari ini meluncurkan Jejaring Pendidikan Nasional (Jardiknas). Peluncuran sarana pendidikan berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) ini menjadikan Jardiknas sebagai jejaring TIK terbesar di Indonesia. SBY mengatakan Indonesia sebagai negara berpenduduk terbanyak ke empat di dunia dengan 247 juta jiwa memiliki keragaman etnik, geologi, geografi dan bahasa daerah tersebar di 17.000 pulau. “Jardiknas mengintegrasikan information and communication technology (ICT) pada sistem pendidikan yang memungkinkan terjadinya pertukaran pandangan, wawasan maupun pengalaman dalam bidang pendidikan di seluruh Indonesia,” katanya usai membuka pertemuan menteri-menteri se-Asia Tenggara ke-42 atau Southeast Asian Minister of Education Organization (SEAMEO) di Hotel Westin, Nusa Dua, Denpasar, Bali. Jardiknas atau Indonesian Education Network adalah program pendidikan berbasis internet dan intranet yang menghubungkan Depdiknas dengan dinas pendidikan, sekolah-sekolah dan universitas. Saat ini terhubung sebanyak 33 dinas pendidikan provinsi, 441 dinas pendidikan kabupaten/kota, 3000 sekolah dan 84 perguruan tinggi. Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo mengatakan komitmen pemerintah untuk mengembangkan pengelolaan pendidikan berbasis ICT ini betul-betul serius. “Nantinya semua sekolah dan perguruan tinggi akan tersambung online,” katanya. Bambang menjelaskan program Jardiknas sejalan dengan pilar kebijakan Depdiknas yaitu tata kelola, akuntabilitas dan pencitraan publik di bidang pendidikan. “Program ini dapat meningkatkan kualitas, relevansi dan kompetisi di bidang pendidikan,” ujarnya. Lebih lanjut Bambang mengungkapkan setelah infrastruktur sudah mulai terbangun, tantangan ke depan adalah bagaimana mengisi dan mengembangkan konten supaya e-government di bidang pendidikan betul-betul dapat berjalan. “Mengisi konten dari jejaring ini jauh lebih berat, merupakan tantangan yang lebih sulit daripada sekedar membangun infrastruktur,” katanya pada dialog jarak jauh melalui fasilitas Jardiknas dengan peserta dari 30 daerah yang tersebar di seluruh Indonesia. Adapun Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri (Kabiro PKLN) Depdiknas Gatot Hari Priowirjanto menyampaikan Jardiknas bermanfaat untuk membangun infrastruktur dan konektivitas informasi dan teknologi skala nasional. “Jardiknas juga mendukung proses belajar mengajar berbasis ICT, pembelajaran jarak jauh, maupun transfer knowledge,” tambah Gatot. Bambang berharap melalui penerapan sistem Jardiknas untuk bidang pendidikan akan mempermudah pelayanan dan mempercepat penanganan masalah pendidikan antar daerah di seluruh Indonesia. (Sumber : PIH Depdiknas)&lt;br /&gt;Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada hari ini meluncurkan Jejaring Pendidikan Nasional (Jardiknas). Peluncuran sarana pendidikan berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) ini menjadikan Jardiknas sebagai jejaring TIK terbesar di Indonesia. SBY mengatakan Indonesia sebagai negara berpenduduk terbanyak ke empat di dunia dengan 247 juta jiwa memiliki keragaman etnik, geologi, geografi dan bahasa daerah tersebar di 17.000 pulau. “Jardiknas mengintegrasikan information and communication technology (ICT) pada sistem pendidikan yang memungkinkan terjadinya pertukaran pandangan, wawasan maupun pengalaman dalam bidang pendidikan di seluruh Indonesia,” katanya usai membuka pertemuan menteri-menteri se-Asia Tenggara ke-42 atau Southeast Asian Minister of Education Organization (SEAMEO) di Hotel Westin, Nusa Dua, Denpasar, Bali. Jardiknas atau Indonesian Education Network adalah program pendidikan berbasis internet dan intranet yang menghubungkan Depdiknas dengan dinas pendidikan, sekolah-sekolah dan universitas. Saat ini terhubung sebanyak 33 dinas pendidikan provinsi, 441 dinas pendidikan kabupaten/kota, 3000 sekolah dan 84 perguruan tinggi. Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo mengatakan komitmen pemerintah untuk mengembangkan pengelolaan pendidikan berbasis ICT ini betul-betul serius. “Nantinya semua sekolah dan perguruan tinggi akan tersambung online,” katanya. Bambang menjelaskan program Jardiknas sejalan dengan pilar kebijakan Depdiknas yaitu tata kelola, akuntabilitas dan pencitraan publik di bidang pendidikan. “Program ini dapat meningkatkan kualitas, relevansi dan kompetisi di bidang pendidikan,” ujarnya. Lebih lanjut Bambang mengungkapkan setelah infrastruktur sudah mulai terbangun, tantangan ke depan adalah bagaimana mengisi dan mengembangkan konten supaya e-government di bidang pendidikan betul-betul dapat berjalan. “Mengisi konten dari jejaring ini jauh lebih berat, merupakan tantangan yang lebih sulit daripada sekedar membangun infrastruktur,” katanya pada dialog jarak jauh melalui fasilitas Jardiknas dengan peserta dari 30 daerah yang tersebar di seluruh Indonesia. Adapun Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri (Kabiro PKLN) Depdiknas Gatot Hari Priowirjanto menyampaikan Jardiknas bermanfaat untuk membangun infrastruktur dan konektivitas informasi dan teknologi skala nasional. “Jardiknas juga mendukung proses belajar mengajar berbasis ICT, pembelajaran jarak jauh, maupun transfer knowledge,” tambah Gatot. Bambang berharap melalui penerapan sistem Jardiknas untuk bidang pendidikan akan mempermudah pelayanan dan mempercepat penanganan masalah pendidikan antar daerah di seluruh Indonesia. (Sumber : PIH Depdiknas)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1263353101161939142-4926556550599545542?l=moslembudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://moslembudi.blogspot.com/feeds/4926556550599545542/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1263353101161939142&amp;postID=4926556550599545542' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1263353101161939142/posts/default/4926556550599545542'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1263353101161939142/posts/default/4926556550599545542'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://moslembudi.blogspot.com/2008/04/presiden-sby-luncurkan-jardiknas.html' title='Presiden SBY Luncurkan JARDIKNAS'/><author><name>boediD3TKJ_AKATEL</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09200010524317344149</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1263353101161939142.post-7440671397988818899</id><published>2007-09-29T21:04:00.000-07:00</published><updated>2007-09-29T21:29:55.308-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sekilas tentang'/><title type='text'>sekilas tentang D3 jardiknas</title><content type='html'>&lt;p&gt;D3 Jardiknas adalah program pemerintah pusat yang di tujukan bagi anak-anak yang kurang mampu untuk meneruskan sekolah ke jenjang yg lebih tinggi.Selain itu juga untuk memasukkan jaringan internet ke seluruh sekolah di INDONESIA tanpa terkecuali baik yang di kota maupun yang di pelosok negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keunggulan dari Lulusan &lt;span style="font-family: arial;"&gt;D3 Jardiknas adalah sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Memiliki Keahlian di Bidang Komputer&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Memiliki Sertifikat yang Bertaraf Internasinal&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Penguji Langsung dari Amerika&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Serta Biaya Kuliah ditanggung oleh Pemerintah&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Keahliannya Sudah di ketahui di Sekolah-sekolah ataupun Instansi pemerintah&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1263353101161939142-7440671397988818899?l=moslembudi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://moslembudi.blogspot.com/feeds/7440671397988818899/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1263353101161939142&amp;postID=7440671397988818899' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1263353101161939142/posts/default/7440671397988818899'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1263353101161939142/posts/default/7440671397988818899'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://moslembudi.blogspot.com/2007/09/sekilas-tentang-d3-jardiknas.html' title='sekilas tentang D3 jardiknas'/><author><name>boediD3TKJ_AKATEL</name><uri>http://www.blogger.com/profile/09200010524317344149</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
